Andika Pratama

Uncategorized

Hilirisasi untuk Indonesia Maju: Solusi Lapangan Kerja Berkualitas

Oleh : Salsa Nadya Sintya Hilirisasi industri kini menjadi salah satu strategi nasional untuk memperkuat fondasi ekonomi Indonesia sekaligus membuka lapangan kerja yang berkualitas dan berkelanjutan. Program ini tidak sekadar menambah nilai pada produk domestik, tetapi juga memastikan rantai nilai…

Uncategorized

Apresiasi Tinggi untuk Hilirisasi Pertanian: Peluang Kerja Semakin Terbuka

Oleh : Andika Pratama Hilirisasi pertanian telah menjadi tonggak strategis dalam penguatan ekonomi nasional di tengah tantangan multidimensional yang dihadapi bangsa. Program-program yang digagas oleh Kementerian Pertanian (Kementan) di bawah kepemimpinan Menteri Andi Amran Sulaiman sepanjang tahun 2025 menunjukkan bukti…

Uncategorized

Hilirisasi, UMKM, dan PSN Jadi Lokomotif Penciptaan Kerja

Oleh: Rizky Adi Pratama *) Penciptaan lapangan kerja tetap menjadi isu sentral dalam agenda pembangunan nasional, terutama di tengah tantangan global yang menuntut daya saing ekonomi semakin kuat dan berkelanjutan. Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menunjukkan arah kebijakan…

Uncategorized

Dari Hilirisasi hingga UMKM: Strategi Pemerintah Memperluas Kesempatan Kerja

Oleh: Rizky Adiwicaksono *) Upaya pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja nasional semakin menunjukkan arah yang konsisten melalui penguatan hilirisasi industri, pemberdayaan UMKM, serta percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN). Ketiga agenda tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan saling menopang dalam membentuk struktur…

Uncategorized

Sinergi Pemerintah dan Sektor Keuangan Jaga Stabilitas Ekonomi 2026

JAKARTA – Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional sepanjang 2026 di tengah dinamika dan ketidakpastian global. Tahun 2026 dinilai sebagai momentum penting bagi perekonomian Indonesia, seiring semakin solidnya koordinasi kebijakan antara pemerintah dan otoritas fiskal. Sinkronisasi ini menjadi…

Uncategorized

Ekonom Trimegah: 2026 Momentum Emas Ekonomi Indonesia dengan Target Pertumbuhan 5,4-5,6

Jakarta – Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas, Fakhrul Fulvian, menilai bahwa tahun 2026 akan menjadi momentum emas bagi perekonomian Indonesia. “Dengan adanya koordinasi yang lebih solid antara otoritas fiskal dan pemerintah, Indonesia memiliki peluang besar untuk meningkatkan kestabilan dan pertumbuhan ekonomi,”…

Uncategorized

Koordinasi Fiskal Dinilai Lebih Terukur, Ekonom Optimistis Prospek Ekonomi 2026 Positif

JAKARTA – Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia, Fakhrul Fulvian, menilai tahun 2026 akan menjadi momentum penting bagi perekonomian Indonesia. Menurutnya, untuk pertama kalinya terlihat koordinasi yang lebih jelas, terukur, dan kompak antara otoritas fiskal dan pemerintah, sehingga arah kebijakan ekonomi…

Uncategorized

Langkah Strategis Pemerintah Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional 2026 Makin Kuat

Jakarta – Pemerintah terus memperkuat langkah strategis untuk menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional menuju 2026. Di tengah ketidakpastian ekonomi global, arah kebijakan ekonomi nasional dinilai semakin terkoordinasi, terukur, dan berfokus pada eksekusi, sehingga menumbuhkan optimisme dunia usaha dan…

Uncategorized

Pemerintah Perkuat Kebijakan Ekonomi, Pakar Optimis Target Pertumbuhan 2026 Kisaran 5,6 Persen

Jakarta – Pemerintah mengintensifkan kebijakan strategis guna menjaga stabilitas dan mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional menjelang 2026. Di tengah dinamika dan ketidakpastian ekonomi global, arah kebijakan ekonomi Indonesia semakin terkoordinasi, terukur, serta berorientasi pada eksekusi, sehingga meningkatkan kepercayaan pelaku usaha dan…

Uncategorized

Pemerintah Fokuskan Eksekusi Kebijakan Ekonomi 2026 untuk Jaga Pertumbuhan

Jakarta — Tahun 2026 dinilai menjadi momentum krusial bagi perekonomian nasional. Bukan lagi sekadar fase perencanaan atau wacana kebijakan, tahun depan ditegaskan sebagai tahun eksekusi yang menuntut hasil nyata dan terukur di lapangan. Keberhasilan kebijakan ekonomi tidak cukup dinilai dari…