Hilirisasi Menjadi Jalan Memperkuat Posisi Indonesia dalam Rantai Pasok Dunia
Oleh: Dwi Saputri)* Hilirisasi menjadi salah satu agenda strategis Indonesia dalam memperkuat kemandirian ekonomi, meningkatkan nilai tambah sumber daya alam, dan memperluas peran nasional dalam rantai pasok global. Melalui pengolahan bahan mentah menjadi produk bernilai ekonomi lebih tinggi, Indonesia tidak…
Peningkatan Kontribusi Hilirisasi Membuka Peluang Penguatan Industri Nasional
Oleh: Bara Winatha*) Peningkatan kontribusi hilirisasi dalam investasi dan ekspor Indonesia menjadi salah satu peluang strategis untuk memperkuat industri nasional di tengah dinamika ekonomi global. Hilirisasi tidak hanya mendorong pengolahan sumber daya alam di dalam negeri, tetapi juga membuka kesempatan…
Kontribusi Investasi Hilirisasi Meningkat, Pemerintah Fokus pada Kualitas
Jakarta – Pemerintah menegaskan komitmen memperkuat investasi berkualitas seiring meningkatnya kontribusi sektor hilirisasi terhadap realisasi penanaman modal nasional. Kebijakan tersebut diarahkan untuk memperluas lapangan kerja, meningkatkan penguasaan teknologi, serta memperkokoh daya saing industri Indonesia dalam rantai pasok global. Menteri Investasi…
Makin Dirasakan Manfaatnya, Kontribusi Hilirisasi terhadap Investasi Meningkat
Jakarta – Hilirisasi industri semakin memperkuat perannya sebagai penggerak investasi, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan nilai tambah sumber daya alam Indonesia. Dalam dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, kebijakan ini mendorong transformasi ekonomi dari…
Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi Menjadi Bentuk Perlindungan bagi Warga
Oleh : Doni Wicaksono )* Bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, cuaca ekstrem, kekeringan, dan angin kencang, menjadi tantangan yang membutuhkan perhatian serius dari seluruh pemangku kepentingan. Perubahan pola cuaca, tingginya curah hujan, serta kondisi lingkungan yang rentan dapat meningkatkan…
Mitigasi Bencana Hidrometeorologi Membutuhkan Kerja Bersama Pemerintah dan Warga
Oleh : Abdul Razak)* Ancaman bencana hidrometeorologi menjelang puncak musim hujan 20262027 membutuhkan langkah mitigasi yang terintegrasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan. Potensi hujan berintensitas sedang hingga sangat lebat yang dapat memicu banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan…
Bencana Hidrometeorologi Diwaspadai, BMKG Ingatkan Risiko Banjir dan Longsor
Jakarta Pemerintah memperkuat kewaspadaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seiring prakiraan meningkatnya hujan lebat hingga ekstrem pada akhir 2026 dan awal 2027. Penguatan peringatan dini, kesiapan pemerintah daerah, dan koordinasi lintas instansi menjadi langkah penting untuk mengantisipasi banjir dan tanah…
Musim Hujan Lebih Singkat, Semua Pihak Perlu Antisipasi Risiko Bencana Hidrometeorologi
Jakarta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan pentingnya peningkatan kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir dan tanah longsor menyusul prakiraan musim hujan 2026/2027 yang datang lebih lambat dan berlangsung lebih singkat dibandingkan kondisi normal di sebagian besar wilayah Indonesia. Kepala…
Bansos Beras Menjadi Ikhtiar Pemerintah Menjaga Kebutuhan Pangan Rakyat
Oleh : Rivka Mayangsari*)Pemerintah menyiapkan bantuan pangan berupa beras sebanyak 30 kilogram (kg) bagi masyarakat yang memenuhi kriteria penerima untuk periode Oktober hingga Desember 2026. Program ini menyasar sekitar 33,2 juta Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang termasuk kelompok desil 1…
Bansos Beras Menjadi Penopang Ketahanan Pangan Keluarga Rentan
*) Oleh : Gavin Asadit Bantuan sosial berupa beras menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan keluarga rentan di tengah kebutuhan hidup yang terus berjalan. Bagi rumah tangga berpenghasilan rendah, ketersediaan beras bukan sekadar persoalan konsumsi, tetapi juga…
