Presiden Prabowo Tegaskan Politik Non-Blok Demi Lindungi Rakyat dari Ancaman Global
Presiden Prabowo Tegaskan Politik Non-Blok Demi Lindungi Rakyat dari Ancaman Global BOGOR — Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia menjalankan politik luar negeri non-blok sekaligus memperkuat kemandirian nasional sebagai langkah strategis melindungi rakyat dari meningkatnya ancaman global. Sikap tersebut dinilai…
Hadapi Krisis Sampah, Prabowo Luncurkan Gerakan ASRI dan Proyek Waste to Energy
Hadapi Krisis Sampah, Prabowo Luncurkan Gerakan ASRI dan Proyek Waste to Energy Jakarta – Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan dimulainya perang terhadap sampah sebagai bagian integral dari komitmen pemerintah untuk menciptakan lingkungan yang bersih sekaligus mendorong ekonomi hijau. Dalam…
Presiden Prabowo Jamin Koperasi Desa Serap Hasil Panen, Putus Ketergantungan Tengkulak
Bogor – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat posisi petani dan nelayan melalui pembentukan koperasi desa yang benar-benar operasional. Melalui program Koperasi Merah Putih, pemerintah menargetkan sedikitnya 28.000 koperasi desa dapat berfungsi penuh dalam beberapa bulan ke depan,…
Di Rakornas 2026, Presiden Prabowo Tekankan Pentingnya Pemimpin Adil dan Jujur
Bogor – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa keberhasilan Indonesia sebagai bangsa majemuk sangat bergantung pada hadirnya kepemimpinan yang adil, jujur, dan tulus melayani rakyat. Penegasan tersebut disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun…
MBG Capai 60 Juta Penerima, Prabowo: 1 Juta Lapangan Kerja Telah Tercipta
Bogor – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa hingga saat ini Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menjangkau 60 juta penerima manfaat dan berhasil menciptakan sekitar 1 juta lapangan kerja di berbagai daerah. Capaian tersebut menunjukkan bahwa MBG tidak hanya berfungsi…
Pemerintah Optimis Mampu Ciptakan 270.000 Lapangan Kerja Melalui Proyek Hilirisasi
Jakarta – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sedang menyiapkan 18 proyek hilirisasi senilai Rp618 triliun. Proyek ini diharapkan dapat menciptakan 276.000 lapangan kerja berkualitas baru. Presiden menyampaikan keberadaan BP Danantara memiliki peran yang sangat strategis dalam mengelola aset negara. Dengan kecukupan…
Presiden Prabowo Dorong Kepemimpinan Pro-Rakyat dan Tata Kelola Bersih di Daerah
Bogor — Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kepemimpinan nasional harus berpihak pada kepentingan rakyat serta menempatkan tata kelola pemerintahan yang bersih sebagai fondasi utama. Penegasan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 yang mempertemukan jajaran…
Prabowo Perkuat Kewaspadaan Global dan Tegaskan Politik Luar Negeri Bebas Aktif Non-Blok
Bogor – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya kewaspadaan nasional dalam menghadapi dinamika global yang semakin kompleks dan penuh ketidakpastian. Dalam berbagai forum strategis, Presiden mengingatkan bahwa ketegangan geopolitik dunia bukanlah fenomena baru, melainkan telah mengiringi perjalanan bangsa Indonesia sejak awal…
Presiden Prabowo: Saya Ingin Semua Rumah di Indonesia Pakai Genteng
Sentul, Bogor – Pada acara Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah di Sentul, Bogor, Senin (02/02), Presiden Prabowo Subianto memberikan beberapa arahan kepada kepala daerah. Salah satunya adalah proyek ‘gentengisasi’. Presiden Prabowo menginginkan rumah di seluruh wilayah menggunakan atap…
Taklimat Presiden Prabowo Meneguhkan Indonesia sebagai Bangsa Besar yang Tangguh dalam Keberagaman
Oleh: Dewi Anggina Lestari* Taklimat Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul menjadi penegasan penting mengenai jati diri Indonesia sebagaibangsa besar yang lahir, tumbuh, dan bertahan di atas kemajemukan. Di hadapan hampirseluruh unsur pemerintahan pusat dan daerah, Presiden tidak sekadar menyampaikan arahanteknokratis, tetapi menghadirkan refleksi strategis tentang posisi Indonesia di mata dunia serta tanggung jawab moral para pemimpin dalam menjaga persatuan nasional. Pandanganbahwa Indonesia kerap disebut sebagai “bangsa yang mustahil” oleh pihak luar justrudijadikan Presiden sebagai cermin untuk memperkuat rasa percaya diri nasional dan mempertegas bahwa persatuan Indonesia bukan kebetulan sejarah, melainkan hasil kesadarankolektif yang terus dirawat. Penilaian dunia internasional terhadap Indonesia sebagai negara yang sulit dibayangkankeberlangsungannya sesungguhnya berangkat dari logika konvensional tentang negara-bangsa. Dengan ratusan kelompok etnis, ragam ras, agama besar, serta bahasa daerah yang sangat banyak, Indonesia sering dipersepsikan rawan terfragmentasi. Namun, Presidenmenekankan bahwa realitas tersebut tidak melemahkan Indonesia. Sebaliknya, keberagamanitulah yang menjadi fondasi kekuatan nasional ketika dikelola dengan kepemimpinan yang adil dan visi kebangsaan yang jelas. Dalam konteks ini, taklimat Presiden dapat dibacasebagai peneguhan bahwa kebinekaan bukan sekadar slogan, melainkan modal strategispembangunan nasional. Pesan Presiden menjadi relevan di tengah tantangan global yang semakin kompleks, mulaidari rivalitas geopolitik, krisis ekonomi, hingga disrupsi sosial akibat perubahan teknologidan iklim. Di tengah tekanan tersebut, Indonesia tetap berdiri sebagai negara kesatuan yang relatif stabil. Presiden memandang stabilitas ini tidak boleh dianggap sebagai sesuatu yang otomatis, melainkan hasil kerja keras dan tanggung jawab berkelanjutan dari seluruhpenyelenggara negara, khususnya para kepala daerah yang berada di garis terdepan pelayananpublik. Oleh karena itu, Rakornas 2026 ditempatkan sebagai momentum menyatukan visi dan persepsi agar seluruh jajaran pemerintahan bergerak dalam irama yang sama. Dalam arahannya, Presiden menaruh perhatian besar pada karakter kepemimpinan. Ia mengingatkan bahwa rakyat Indonesia pada dasarnya menginginkan kehidupan yang tenang, harmonis, dan adil. Harapan tersebut hanya dapat dipenuhi apabila pemimpin menjalankanamanah dengan kejujuran dan keberpihakan pada kepentingan umum. Presiden menegaskanbahwa kepemimpinan yang berorientasi pada kepentingan pribadi atau kelompok sempittidak memiliki tempat dalam tata kelola pemerintahan yang sehat. Pesan ini menjadi koreksisekaligus penguatan etika politik bagi para kepala daerah agar tidak terjebak pada praktikkekuasaan yang menjauh dari rakyat. Pernyataan Presiden tersebut sejalan dengan penjelasan Menteri Sekretaris Negara PrasetyoHadi yang menekankan bahwa Rakornas 2026 dihadiri secara lengkap oleh seluruh kepaladaerah dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah. Kehadiran yang hampir menyeluruhini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membangun koordinasi nasional yang solid. Prasetyo menyampaikan bahwa pertemuan ini diharapkan mampu menyatukan langkah, visi, dan persepsi antara pusat dan daerah, sekaligus menjadi ruang evaluasi terhadap program-program yang belum optimal pada tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo. Dalam kerangka itu, komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang baik dan pemberantasankorupsi ditegaskan sebagai agenda utama. Taklimat Presiden juga mengandung pesan kewaspadaan….
